Langsung ke konten utama

#praktikum8 DCL (Data Control Language)

 
Nama   : Sarwo Miju
Matkul : Basisdata


DCL yang merupakan singkatan dari Data Control Language. Pada dasarnya, pernyataan DCL dikelompokkan dengan pernyataan DML. Sehingga perintah yang ada di command ini berguna untuk mengontrol hak akses database (privilege) dan memanipulasi user database. Perintah yang termasuk ke dalam kelompok DCL adalah GANT dan REVOKE.
  • GRANT: Perintah ini berguna untuk memberi pengguna hak akses ke database.
  • REVOKE: Berguna untuk menarik hak akses pengguna yang diberikan dengan menggunakan perintah GRANT. Sederhananya, REVOKE adalah kebalikan dari GRANT.

a. Menambahkan User Baru

Sebagai seorang administrator database, user root mempunyai hak delam membuat user dan memberikan hak-hak akses terhadap user baru tersebut.

Cara membuat USER baru:

CREATE USER 'nama_user'@'host' IDENTIFIED BY 'password';

Contoh:
Pada contoh kali ini kita akan membuat database baru yang terbapat tabel vendor di dalamnya. 

Kemudian, kita akan membuat sebuah user baru dengan nama 'sarwo' nama host nya adalah 'localhost' dan passwornya = '2003'.

simak syntaq berikut:


b. Membarikan Hak Akses

DCL merupakan kontrol keamanan terhadap database dan tabelnya,  yaitu mengatur hak akses dan cara mencabut hak akses, agar tabel-tabel tertentu hanya bisa diakses oleh orang-orang yang dikehendaki.

Cara Memberikan Hak Akses:

GRANT hak_akses ON nama_tabel.nama_kolom TO nama_user;

Grant digunakan untuk mengizinkan seorang user mengakses tabel dalam database tertentu.

Keterangan :
  • Hak Akses adalah hak-hak yang diberikan server administrator kepada user, antara lain : ALTER, CREATE, DELETE, DROP, UPDATE, INSERT, FILE, PROCESS, RELOAD, REFERENCES, LOAD, SHUTDOWN DAN USAGE.
  • Nama_Tabel adalah nama-nama tabel yang akan akan diakses atau pemberian hak kepada user.
  • Pemakai adalah nama user yang akan diberi hak, dengan ketentuan nama pemakaidiikuti nama  dari host diawalai tanda @.
Pada contoh diatas kita memberikan hak akses berupa INSERT pada database  praktikum8 dan tabel vendor kepada user 'sarwo'@'localhost'

Untuk membuktikan hak akses yang diberikan, masuk pada user sarwo  dan lakukan insert pada tabel vendor. simak syntaq berikut:


c. Mencabut Hak Akses

Revoke digunakan untuk Mencabut hak akses seorang user mengakses tabel dalam database tertentu. Pencabutan hak akses ini dengan clausa REVOKE.

Perintah :

Revoke hak_akses On Nama_Tabel.nama_kolom From Nama_User;

Pada contoh diatas kita mencabut hak akses INSERT yang ada pada database praktikum8 dan tabel vendor pada user 'sarwo'.


NB: 
Untuk memberikan/mencabut hak akses harus melalui user ROOT.







thx.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#7 TRIGGER

  TRIGGER  Trigger digunakan untuk memanggil satu atau beberapa perintah SQL secara otomatis sebelum atau sesudah terjadi proses INSERT, UPDATE atau DELETE dari suatu tabel.  Trigger sering digunakan, antara lain untuk:  • Melakukan update data otomatis jika terjadi perubahan. Contohnya adalah dalam sistem penjualan, jika dientri barang baru maka stock akan bertambah secara otomatis.  • Trigger dapat digunakan untuk mengimplementasikan suatu sistem log. Setiap terjadi perubahan, secara otomatis akan menyimpan ke tabel log.  • Trigger dapat digunakan untuk melakukan validasi dan verifikasi data sebelum data tersebut disimpan. Membuat Trigger Baru  Berikut ini bentuk umum perintah untuk membuat triggers:  CREATE TRIGGER name [BEFORE|AFTER] [INSERT|UPDATE|DELETE] ON tablename FOR EACH ROW statement , dimana BEFORE | AFTER digunakan untuk menentukan kapan proses secara otomatis akan dieksekusi, sebelum atau sesudah proses. LATIHAN MEMBUAT TRIGGER; - b...

Ringkasan materi sistem operasi

 struktur dalam sistem operasi Komponen-komponen sistem operasi meliputi:   Manajemen proses Manajemen memori utama Manajemen file Manajemen sistem I/O Manajemen penyimpan sekunder Sistem jaringan Sistem proteksi Sistem command interpreter Memori volatil adalah memori yang hanya menyimpan data sementara, sedangkan memori non-volatil adalah memori yang menyimpan data secara permanen .   Sistem buffer caching adalah  area memori yang digunakan untuk menyimpan data sementara dan data yang sering diakses .  Sistem ini penting untuk meningkatkan kinerja sistem komputasi.   Perangkat input   Keyboard Mouse Microphone Webcam Scanner Joystick Digitizer OCR (Optical Character Recognition) Bar Code Reader Pembaca Kartu Cerdas Perangkat output  Monitor, Printer, Speaker, Proyektor.   Fungsi perangkat input dan output Sistem Command Interpreter adalah  program yang menerjemahkan perintah pengguna menjadi perintah sistem operasi .  Program ini j...