struktur dalam sistem operasi
Komponen-komponen sistem operasi meliputi:
- Manajemen proses
- Manajemen memori utama
- Manajemen file
- Manajemen sistem I/O
- Manajemen penyimpan sekunder
- Sistem jaringan
- Sistem proteksi
- Sistem command interpreter
Memori volatil adalah memori yang hanya menyimpan data sementara, sedangkan memori non-volatil adalah memori yang menyimpan data secara permanen.
Sistem buffer caching adalah area memori yang digunakan untuk menyimpan data sementara dan data yang sering diakses. Sistem ini penting untuk meningkatkan kinerja sistem komputasi.
Perangkat input
- Keyboard
- Mouse
- Microphone
- Webcam
- Scanner
- Joystick
- Digitizer
- OCR (Optical Character Recognition)
- Bar Code Reader
- Pembaca Kartu Cerdas
Perangkat output Monitor, Printer, Speaker, Proyektor.
Fungsi perangkat input dan output
Sistem Command Interpreter adalah program yang menerjemahkan perintah pengguna menjadi perintah sistem operasi. Program ini juga dikenal sebagai shell sistem operasi.
Kompiler dan interpreter adalah program yang digunakan untuk menerjemahkan kode sumber menjadi kode mesin. Perbedaannya adalah kompiler menerjemahkan seluruh kode sumber, sedangkan interpreter menerjemahkan baris demi baris.
Bahasa yang dikompilasi meliputi C, C++, COBOL, dan Fortran. Sementara itu, Python, Ruby, Javascript, dan PHP menggunakan interpreter.
Mempelajari sistem operasi penting karena dapat membantu kita memahami teknologi komputer dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaannya. Selain itu, mempelajari sistem operasi juga dapat membantu kita merancang, memodifikasi, dan memilih sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan.
Manfaat mempelajari sistem operasi
- Memahami cara kerja sistem operasi komputer
- Memahami fungsi, jenis, dan contoh-contoh sistem operasi komputer
- Memahami cara mengelola sumber daya komputer
- Memahami cara menyediakan lingkungan kerja yang terorganisir
- Memahami cara memaksimalkan pengalaman pengguna
- Memahami cara menjalankan tugas-tugas komputer dengan lebih efisien
- Memahami cara merancang sendiri sistem operasi
- Memahami cara memodifikasi sistem operasi yang telah ada
- Memahami cara memilih alternatif sistem operasi
- Memahami cara menerapkan konsep dan teknik sistem operasi pada aplikasi-aplikasi lain
Komentar
Posting Komentar